Jumat, 03 Februari 2017

kebiasaan sebagian orang islam yang harus dihilangkan pada saat beribadah



1. berwudlu
“wahai orang-orang beriman apabila kamu hendak melaksanakan shalat maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sepulah kepalamu dan (basuh) kakimusampai kedua mata kaki. Jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air maka bertayamumlah dengan debu yang baik (bersih) sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu, Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur”(Qs Al-Maidah ayat 6)
           
Ayat di atas menunjukan bahwa pentingnya bersuci sebelum melaksanakan shalat, karena dengan bersuci kita dapat menyempurnakan ibadah kita.

Lalu kenapa sih dengan wudlu kita ? apa yang salah dengan wudlu kita?
kita tau bahwa wudlu merupakan kewajiban yang harus kita lakukan sebelum kita melaksanakan shalat, wudlu ini dilakukan supaya kita terhindar dari najis, hal hal yang sering sekali saya lihat kebiasaan yang kurang baik dalam berwudlu ini adalah penggunaan air, setiap kali kita berwudlu dengan penggunaan air yang tidak wajar, padahal Rasullullah saw mencontohkan berwudlu itu menggunakan air yang tidak berhamburan atau berlebihan, tetapi kita sebagai pengikut rosullullah terkadang tidak menyadari sering kali kita berwudlu dengan air yang sangat banyak dengan alasan takut adanya anggota wudlu yang tidak terbasuh oleh kita, sebenarnya tidak ada masalah dengan pemikiran seperti itu, tetapi akan lebih baik kita melakukan wudlu itu dengan menggunakan air secukupnya, karna sikap boros dalam islam itu tidak boleh dilakukan, dan termasuk kedalam prilaku dosa.
           
Kita berwudlu saja bisa menghabiskan berliter liter air, akan tetapi di sebagian Indonesia ini banyak sekali yang kesulitan untuk mendapatkan air, apalagi untuk mendapatkan air bersih, mungkin mereka harus menempuh berkilo kilo meter hanya untuk mendapatkan air itupun apabila sumber air yang di dapat itu dalam keadaan yang tidak kering, bayangkan jika mereka itu menempuh jalan berkilo kilo meter dan berharap mendapat air mungkin hanya sebatas 1 derigen saja dan pada saat itu sumber air nya kering, mungkin mereka yang sulit mendapatkan air ini akan iri kepada kita karna dengan mudahnya kita mendapatkan air dan dengan berwudlu saja kita menggunakan banyak air dan tanpa susah payah berjalan berkilo kilo seperti mereka.
           
Allah SWT tidak menyukain orang yang boros atau berhambur hamburan, oleh karena itu kita sebagai orang yang beruntung yang dibrikan kemudahan dalam beribadah untuk melakukan ibadah sebaik baiknya, serta menggunkan air wudlu dengan benar dan secukupnya supaya kita terbebas dari prilaku boros, dengan demikian ibadah kita menjadi sempurna.


           
2.      2. Shalat
Shalat merupakan  kewajiban umat  islam yang  pertama akan dihisab di akhirat kelak, sebagai mana di sebutkan dalam hadist yang diterima Abdullsh bin Qurth

“Amalan seorang hamba yang pertama akan di hitung pada hari kiamat adalah shalat, apabila shalat nya baik, akan baik pula seluruh amalanya, dan apabila  shalatnya  rusak maka rusak pula seluruh amalannya”

Maka kita sebagai umat islam yang taat kepada semua perintah Allah Swt untuk menjaga shalat kita dengan sebaik mungkin agar amalan baik kita yang lain tidak rusak, serta shalat juga merupakan tiang nya agama islam jadi jika shyalat kita tidak di jalankan dengan baik dan benar maka kekuatan iman kita bisa roboh dan hancur, oleh karena itu sudah kewajiban kita untuk mendirikan shalat dengan sesempurna mungkin

            Dan celakalah orang- orang yang suka meninggalkan shalatnya demi kepentingan dunia nya, jangankan orang yang meninggalkan shalat orang yang lalai dalam shalatnya pun di ancam oleh Allah SWT, maka benar benar celaka lah orang yangt meninggalkan shalat

Lalau apa yang berkaitan dengan kebiasaan yg tidak baik dalam shalat?
Saya pernah bertanya kepada beberapa teman saya, jika kalian shalat apakah kalian khusu artinya pada setiap shalat pikiran kalian tidak berpikir kemana mana? Maka sebagian teman saya menjawab kadang suka tidak pokus dan suka ingat akan semua urusan duniawi yang biasanya lupa, dari pertanyaan itu di simpulkan  bahwa shalat kita belum benar benar sempurna karena faktor ke khusuan shalat kita.
           
Ke khusuan ini merupaka faktor yang sebagian orang mugkin masih susah untuk lakukan dalam shalatnya, ke tidak husuan ini bisa terbuat  karena kurang  ikhlasnya  kita untuk beribadah  kepada Allah  karena  ke  imanan  kita  kurang  kuat, oleh karena itu pada saat shalat pikiran kita teralihkan oleh apa apa yang dipikirkan oleh otak kita, bahakan terkadang sampai lupa dengan bacaan shalat kita bahkan bacaan shalat kita sampai berantakan,


Dalam shalat kita harus menghilangkan  terlebih dahulu terhadap pemikiran duniawi  dan fokuskan lah kepada Allah SWT  supaya shalat kita di lakukan dengan hikmat dan tidak terganggu oleh pemikiran-pemikiran duniawi  yang dapat mengganggu ke khusuan shalat kita  

3. Dzikir

kebiasaan dzikir sebagian orang ini ada yang kurang pas, yaitu mereka yang berdzikir dengan kecepatan tinggi, contohnya bacaan subhanallah diucapkan dengan cepat sehingga bacaan yang terdengar hanyalah banallah yang artinya tidak sempurna bacaan dzikir tersebut.

maka berdzikirlah dengan hati yang tenang dan tidak terburuburu, dengan berdzikir dalam keadaan yang tenang kita lebih terasa hikmat serta lebih khusu ketika kita berdzikir.

itulah hal-hal yang harus kita hilangkan dalam ibadah kita supaya ibadah kita lebih sempurna.

smoga bermanfaat..................................... :D