1. berwudlu
“wahai
orang-orang beriman apabila kamu hendak melaksanakan shalat maka basuhlah
wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sepulah kepalamu dan (basuh)
kakimusampai kedua mata kaki. Jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu
sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau
menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air maka bertayamumlah
dengan debu yang baik (bersih) sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu,
Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi dia hendak membersihkan kamu dan
menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur”(Qs Al-Maidah ayat 6)
Ayat di atas menunjukan bahwa
pentingnya bersuci sebelum melaksanakan shalat, karena dengan bersuci kita
dapat menyempurnakan ibadah kita.
Lalu kenapa sih dengan wudlu kita
? apa yang salah dengan wudlu kita?
kita tau bahwa wudlu merupakan
kewajiban yang harus kita lakukan sebelum kita melaksanakan shalat, wudlu ini
dilakukan supaya kita terhindar dari najis, hal hal yang sering sekali saya
lihat kebiasaan yang kurang baik dalam berwudlu ini adalah penggunaan air,
setiap kali kita berwudlu dengan penggunaan air yang tidak wajar, padahal
Rasullullah saw mencontohkan berwudlu itu menggunakan air yang tidak
berhamburan atau berlebihan, tetapi kita sebagai pengikut rosullullah terkadang
tidak menyadari sering kali kita berwudlu dengan air yang sangat banyak dengan
alasan takut adanya anggota wudlu yang tidak terbasuh oleh kita, sebenarnya
tidak ada masalah dengan pemikiran seperti itu, tetapi akan lebih baik kita
melakukan wudlu itu dengan menggunakan air secukupnya, karna sikap boros dalam
islam itu tidak boleh dilakukan, dan termasuk kedalam prilaku dosa.
Kita berwudlu saja bisa menghabiskan
berliter liter air, akan tetapi di sebagian Indonesia ini banyak sekali yang
kesulitan untuk mendapatkan air, apalagi untuk mendapatkan air bersih, mungkin
mereka harus menempuh berkilo kilo meter hanya untuk mendapatkan air itupun
apabila sumber air yang di dapat itu dalam keadaan yang tidak kering, bayangkan
jika mereka itu menempuh jalan berkilo kilo meter dan berharap mendapat air
mungkin hanya sebatas 1 derigen saja dan pada saat itu sumber air nya kering,
mungkin mereka yang sulit mendapatkan air ini akan iri kepada kita karna dengan
mudahnya kita mendapatkan air dan dengan berwudlu saja kita menggunakan banyak
air dan tanpa susah payah berjalan berkilo kilo seperti mereka.
Allah SWT tidak menyukain orang
yang boros atau berhambur hamburan, oleh karena itu kita sebagai orang yang
beruntung yang dibrikan kemudahan dalam beribadah untuk melakukan ibadah sebaik
baiknya, serta menggunkan air wudlu dengan benar dan secukupnya supaya kita
terbebas dari prilaku boros, dengan demikian ibadah kita menjadi sempurna.
2. 2. Shalat
Shalat merupakan kewajiban umat islam yang pertama akan dihisab di akhirat kelak, sebagai
mana di sebutkan dalam hadist yang diterima Abdullsh bin Qurth
“Amalan
seorang hamba yang pertama akan di hitung pada hari kiamat adalah shalat,
apabila shalat nya baik, akan baik pula seluruh amalanya, dan apabila shalatnya
rusak maka rusak pula seluruh amalannya”
Maka kita sebagai umat islam yang
taat kepada semua perintah Allah Swt untuk menjaga shalat kita dengan sebaik
mungkin agar amalan baik kita yang lain tidak rusak, serta shalat juga
merupakan tiang nya agama islam jadi jika shyalat kita tidak di jalankan dengan
baik dan benar maka kekuatan iman kita bisa roboh dan hancur, oleh karena itu
sudah kewajiban kita untuk mendirikan shalat dengan sesempurna mungkin
Dan
celakalah orang- orang yang suka meninggalkan shalatnya demi kepentingan dunia
nya, jangankan orang yang meninggalkan shalat orang yang lalai dalam shalatnya
pun di ancam oleh Allah SWT, maka benar benar celaka lah orang yangt
meninggalkan shalat
Lalau apa yang berkaitan dengan
kebiasaan yg tidak baik dalam shalat?
Saya pernah bertanya kepada
beberapa teman saya, jika kalian shalat apakah kalian khusu artinya pada setiap
shalat pikiran kalian tidak berpikir kemana mana? Maka sebagian teman saya
menjawab kadang suka tidak pokus dan suka ingat akan semua urusan duniawi yang
biasanya lupa, dari pertanyaan itu di simpulkan
bahwa shalat kita belum benar benar sempurna karena faktor ke khusuan
shalat kita.
Ke khusuan ini merupaka faktor
yang sebagian orang mugkin masih susah untuk lakukan dalam shalatnya, ke tidak husuan
ini bisa terbuat karena kurang ikhlasnya kita untuk beribadah kepada Allah karena ke imanan kita
kurang kuat, oleh karena itu pada saat shalat pikiran
kita teralihkan oleh apa apa yang dipikirkan oleh otak kita, bahakan terkadang
sampai lupa dengan bacaan shalat kita bahkan bacaan shalat kita sampai
berantakan,
Dalam shalat kita harus
menghilangkan terlebih dahulu terhadap
pemikiran duniawi dan fokuskan lah
kepada Allah SWT supaya shalat kita di
lakukan dengan hikmat dan tidak terganggu oleh pemikiran-pemikiran duniawi yang dapat mengganggu ke khusuan shalat
kita
3. Dzikir
kebiasaan dzikir sebagian orang ini ada yang kurang pas, yaitu mereka yang berdzikir dengan kecepatan tinggi, contohnya bacaan subhanallah diucapkan dengan cepat sehingga bacaan yang terdengar hanyalah banallah yang artinya tidak sempurna bacaan dzikir tersebut.
maka berdzikirlah dengan hati yang tenang dan tidak terburuburu, dengan berdzikir dalam keadaan yang tenang kita lebih terasa hikmat serta lebih khusu ketika kita berdzikir.
itulah hal-hal yang harus kita hilangkan dalam ibadah kita supaya ibadah kita lebih sempurna.
smoga bermanfaat..................................... :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar